diposkan pada : 11-02-2020 16:04:35

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
 

Hai, Pengunjung Busana Arafah! Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga sehat dan terus
dalam lindungan Allah ya.

 

Puasa Senin Kamis merupakan salah satu puasa sunah yang biasa dikerjakan oleh umat muslim setiap minggunya. Dalam Islam, Senin memang bukan hanya hari biasa. Pada hari tersebut, banyak keberkahan dan peristiwa penting terjadi.

Setiap Senin, Rasulullah SAW punya kebiasaan melaksanakan puasa. Dalam salah satu haditsnya, kebiasaan itu dijalankan Rasulullah karena Senin adalah hari kelahiran Rasulullah.

Dalam riwayat lain, Rasulullah juga menyebut Senin adalah hari diangkatnya amal. Seperti disebutkan dalam hadis riyawat Turmudzi, Senin dan Kamis adalah dua hari saat amal diperlihatkan kepada Allah.

Rasulullah SAW bersabda, "Amal itu diperlihatkan di hadapan Allah pada hari Senin dan hari Kamis. Aku gembira sekali amalku diperlihatkan di saat aku sedang berpuasa."

Hadis ini kemudian menjadi dasar disyariatkannya puasa sunah Senin dan Kamis.

Pelaksanaan puasa sunah Senin dan Kamis tidak berbeda dengan puasa kebanyakan. Apalagi dengan puasa fardu Ramadan.

Bedanya, puasa sunah bisa dijalankan dengan niat dilafalkan tidak hanya di waktu malam. Berniat puasa sunah saat fajar sudah terbit pun dibolehkan.

Manfaat puasa Senin Kamis tidak hanya untuk bekal pahala yang luar biasa di akhirat, namun ada banyak sekali manfaatnya yang bersifat dunaiwi bagi manusia. Para muslim mungkin sudah paham keutamaan menjalankan puasa pada Senin dan Kamis, salah satunya ialah hari ketika Senin yang merupakan hari ketika Rasulullah SAW dilahirkan dan menerima wahyu-wahyu dari Allah SWT. Perintah untuk melaksanakan puasa sunnah pada hari Senin dan Kamis tertulis dalam hadits di bawah ini;

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 

تُعْرَضُ الأَعْمَالُ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِى وَأَنَا صَائِمٌ

“Berbagai amalan dihadapkan (pada Allah) pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka jika amalanku dihadapkan sedangkan aku sedang berpuasa.” (HR. Tirmidzi)

Keutamaan hari Senin dan Kamis secara umum dijelaskan dalam hadits Abu Hurairah berikut:

Rasulullah SAW bersabda :

تُفْتَحُ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ فَيُغْفَرُ لِكُلِّ عَبْدٍ لاَ يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا إِلاَّ رَجُلاً كَانَتْ بَيْنَهُ وَبَيْنَ أَخِيهِ شَحْنَاءُ فَيُقَالُ أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا

“Pintu surga dibuka pada hari Senin dan kamis. Setiap hamba yang tidak berbuat syirik pada Allah sedikit pun akan diampuni (pada hari tersebut) kecuali seseorang yang memiliki percekcokan (permusuhan) antara dirinya dan saudaranya. Nanti akan dikatakan pada mereka, akhirkan urusan mereka sampai mereka berdua berdamai, akhirkan urusan mereka sampai mereka berdua berdamai.” (HR. Muslim no. 2565).

Keutamaan Puasa Senin Kamis adalah, puasa ini dikerjakan langsung oleh Nabi Muhammad SAW. Diriwayatkan oleh Abu Hurairah,"Bahwasanya Nabi Muhammad lebih sering berpuasa pada hari Senin dan Kamis. Amalan-amalan manusia diajukan kepada Allah setiap hari Senin dan Kamis, maka saya senang apabila amalan saya (pada hari tersebut) dan saya berpuasa pada hari tersebut." (H.R. Ahmad) Dari riwayat di atas, disimpulkan bahwa Senin dan Kamis merupakan hari istimewa untuk semua hamba Allah. Pada dua hari tersebut, amalan seseorang akan diajukan oleh malaikat kepada Allah. Oleh karenanya, Rasulullah memilih berpuasa pada hari-hari penting itu.

Dikutip dari "Catatan di Sekitar Puasa Senin Kamis" oleh Alhafiz K, terdapat keterangan tambahan, dari Syekh Bujairimi dalam Attajrid Linaf‘il Abid, Hasyiyah ala Fathil Wahhab bahwa, "amal perbuatan seseorang diperlihatkan di hadapan Allah pada Senin dan Kamis. Di hadapan para nabi, ayah, dan ibu yang bersangkutan sendiri, amal diperlihatkan pada Jumat. Sementara di hadapan Rasulullah, amal seseorang diperlihatkan setiap hari."

Selain itu diriwayatkan pula, bahwa pada hari Senin dan Kamis, terkait diangkatnya amalan kepada Allah, seseorang yang tidak berbuat syirik, akan mendapatkan ampunan-Nya, "Pintu surga dibuka pada Senin dan Kamis. Setiap hamba yang tidak berbuat syirik kepada Allah sedikit pun akan diampuni kecuali seseorang yang bermusuhan dengan saudaranya." (H.R. Muslim).

 

Subhnallah banyak sekali keutamaan puasa senin kamis, mari kita tingkatkan puasa senin kamis kita agar mendapat pahala yang berlipat ganda. Tapi tentunya kita berpuasa harus niat karena Allah swt dan jangan lupa pula kita membaca niatnya. Berikut adalah niatnya :

Puasa Hari Senin

 نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu Shouma Yaumal Itsnaini Sunnatal Lillaahi Ta'aalaa Artinya, "Saya niat puasa hari Senin, sunnah karena Allah ta’ala."

Puasa Hari Kamis

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu Shouma Yaumal Khomiisi Sunnatal Lillaahi Ta'aalaa Artinya, "Saya niat puasa hari Kamis, sunnah karena Allah ta’ala."

 

 

 

 

Terima kasih karena sudah berkunjung! Sampai bertemu di lain artikel!
 

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

 

Whatsapp           : 087774827382 atau klik disini
 

Intagram              : @busanamuslimarafah
 

Facebook            : @ArafahBusana
 

Website               : www.busanaarafah.com atau www.busanaarafah.co.id
 

YouTube              : Busana Arafah
 

Shopee                : Busana Arafah

BACA  ARTIKEL  LAINNYA  DISINI!!!.

Artikel lainnya »
Tag :

Artikel lainnya »